INVESTIGASIKEPRI.COM, BATAM – Kecelakaan kerja yang terjadi di galangan kapal PT ASL Shipyard, kawasan Tanjung Uncang, Kota Batam, menelan korban hingga 31 orang pada rabu (14/10/2025).
Berdasarkan laporan sementara yang diterima dari petugas lapangan, pihak perusahaan saat ini masih fokus pada penanganan korban dan belum menyampaikan kronologi resmi kejadian.
Menurut data sementara yang diterima tim litbang investigasi Kepri, total korban terdiri dari korban meninggal dunia, luka berat/kritis, dan luka ringan yang dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Batam.
Berikut rincian data korban berdasarkan rumah sakit tempat penanganan:
1. RS Elisabet Batu Aji
Total korban: 7 orang
- Meninggal dunia (4 orang):
- Chandra Pasaribu (36)
- Krisman Simatupang (51)
- Ramadhani Risky Nasution (19)
- Habibulloh Siregar
- Kritis (3 orang):
- Fikri Krisnawan (23)
- Thomas Alfa (41)
- Mijrebel Siregar
2. RS Embung Fatimah
Total korban: 2 orang
- Meninggal dunia (2 orang):
- Anton (48)
- Frenki Protes Pane (41)
3. RS Aini
Total korban: 15 orang
- Meninggal dunia (4 orang):
- Andi Haryono
- Idris Sardi
- Dhimas Saputra
- Maradong Tampubolon
- Luka ringan (5 orang):
- Ahmad Rifai
- Jefri Agusto P.
- Putra Alan Sarisetiawan
- Jimi Ramadhani
- Sanggam L. Tobing
- Luka berat/kritis (6 orang):
- Idaya Putra
- Arrafi Husen
- Roni Andreas Harefa
- Imam
- Midun Siburian
- Edison Baktiar Napitupulu
4. RS Graha Hermin
Total korban: 7 orang
- Luka berat (6 orang):
- Dedi Supardi Rajagukguk (31)
- Krisna Ramadhan (24)
- Alvito Dinova (25)
- Abd Munir (28)
- Dhani Darusman (41)
- Sodikin (23)
- Luka ringan (1 orang):
- Ceni Sihombing (22)
Pihak PT ASL Shipyard hingga saat ini masih berfokus pada proses evakuasi dan perawatantersebut
Sementara itu, aparat berwenang dari Polresta Barelang dan Ditreskrimum Polda Kepri telah melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut. (iK/tim/***)






