INVESTIGASIKEPRI.COM, BATAM – Kecelakaan kerja terjadi di salah satu galangan kapal milik PT ASL Shipyard yang berlokasi di kawasan Tanjung Uncang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (14/10/2025). Insiden tersebut menelan korban jiwa dan masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Kapolda Kepulauan Riau Irjen. Pol. Asep Safrudin membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa tim penyidik dari Satreskrim Polresta Barelang dan Ditreskrimum Polda Kepri saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
“Sementara penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Tim dari Reskrim baik Polresta Barelang maupun Polda sedang bekerja. Nanti akan ketahuan apa penyebabnya,” ujar Irjen. Asep kepada wartawan, seperti dilansir gokepri.com Rabu (15/10/2025).
Dalam peristiwa tragis ini, tercatat 28 orang menjadi korban. Sebanyak 10 orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 18 orang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Batam.
“Mudah-mudahan yang 18 ini bisa selamat. Saat ini mereka masih dirawat intensif di beberapa rumah sakit,” tambah Kapolda.
Dari 18 korban luka, empat orang dilaporkan dalam kondisi kritis dan dirawat di ruang ICU. Para korban tersebar di tiga rumah sakit berbeda di Kota Batam.
Sementara itu, pihak kepolisian bersama manajemen perusahaan akan melakukan proses pemulangan jenazah para korban kepada pihak keluarga setelah seluruh identitas terverifikasi. (IK/tim)






